Upaya untuk  penanganan bencana bukan sepenuhnya tanggungjawab perintah, masyarakat bukan hanya sekedar menjadi korban ataupun objek dari bencana alam namun juga sebagai pelaku dari penanggulangan bencana.

            Guna mengurangi dampak bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar melakukan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana serta penanggulangannya di Aula Kantor Desa Serang pada 29 November 2021.

            Dalam kesempatan kali ini juga hadir, Forum PRB Jawa Timur, Bidang PK BPBD Jawa Timur, BPBD Kabupaten Blitar serta empat desa,meliputi Desa Serang, Desa Tambak Rejo, Desa Bulu Lawang, Ringinrejo.

            Desa Serang sebagai kampung siaga bencana tentu terus mengajak masyarakat untuk tanggap dan siap mengantisipasi jika terjadi bencana, agar dapat meminimalisir korban serta dampaknya.

            Terdapat lima poin penting yang tersampaikan pada acara ini yang pertama, Potensi dan sebaran bencana, yang kedua upaya pengurangan resiko bencana yang telah dilakukan, yang ketiga Potensi dan kapasitas yang dimiliki oleh desa dalam menghadapi Tsunami.  Poin yang ke empat penguatan kapasitas Desatana dan masyarakat dalam menghadapi bencana Tsunami dan yang terakhir rencana aksi pengurangan resiko Tsunami.

            ”Edukasi bencana sangat perlu dilakukan sebagai pembelajaran dan perkenalan awal pada mitigasi bencana diharapkan dengan sosialisasi ini para peserta dapat menambah pengetahuannya dibidang bencana dan selalu siap dalam menghadapi bencana dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan saat evakuasi terjadi,”ungkap Kades Serang, Dwi  Handoko.(DI-PID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here