Berselancar menawarkan kenikmatan sendiri yang mungkin tidak di temukan di olahraga lain. Sebelum mencicipi olahraga ini, ada baiknya melakukan persiapan sebaik mungkin. Dengan begitu, aksi surfing  dapat berlangsung aman dan menyenangkan.

Pantai Serang yang memiliki ombak cukup besar, hal ini dimanfaatkan beberapa orang untuk berselancar. Ada beberapa hal yang wajib diperhatikan setiap peselancar sebelum beraksi di atas ombak.

Jangan khawatir jika belum pernah berselancar, wisatawan bisa mengikuti Surf Lesson (kelas selancar, red) di Pantai Serang yang sudah dibuka dari awal bulan September yang lalu. Jika berencana mencoba, tak ada salahnya untuk memulai berselancar dengan di dampingi oleh pemandu kawakan, David Nawira, yakni salah satu pemandu Surf Lesson di Pantai Serang.

“Surf Lesson ini di launching untuk menambah daya tarik wisatawan yang akan berkunjung di Pantai Serang, selain bisa menikmati wahana-wahana yang sudah ada, para pengujung dapat merasakan ataupun belajar selancar,” ungkap Kepala Desa Serang, Dwi Handoko.

Penyewaan papan surfing berada tepat di bagian tengah bibir pantai, yang berdekatan dengan pos pantau. Deretan papan selancar tertata rapi, yang tersedia berbagi ukuran, menanti wisatawan yang ingin bermain dengan ombak yang memacu adrenalin.

Untuk belajar berselancar, tarif yang dipatok adalah Rp. 100 ribu untuk satu 1 jam, dengan pembagian waktu 10 menit untuk pemanasan, 15 menit pelatihan dasar di darat serta 35 menit pendampingan di laut.

  “Dengan kondisi ombak pantai selatan yang tidak menentu, kita ingin peselancar merasa aman, tenang dan senang saat surfing. Dan akan ada dua  pemandu yang mendampingi selama berselancar,” ungkap pemuda 20 tahun itu.(DI-PID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here