Rabu, 26 Agustus 2020, Pemerintah Desa (pemdes) beserta Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Blitar, melaksanakan sosialisasi bantuan stimulan peningkatan Rumah Tinggal Layak Huni (rutilahu) di Pendopo desa, kepada 10 warga kurang mampu yang terpilih.

Dalam sosialisasi kali ini, dihadiri Thoat Masruchi selaku konsultan pembangunan beserta Nurhadi sebagai konsultan teknis pemberitahuan rutilahu di Desa Serang.

Menurut data dari pemdes serang terdapat 50 usulan calon penerima, namun hanya 10 yang dapat terealisasi di tahun 2020 dan selebihnya akan dialokasikan di tahun 2021, dikarenakan keterbatasan Pendapatan Anggaran Daerah. Direncanakan pembangunan rutilahu akan dimulai di bulan ini pada minggu terakhir.

”Dengan ketersediaan anggaran yang ada, Pemerintah Daerah melakukan pertimbangan dengan melihat kondisi rumah calon penerima. Dari jumlah usulan, 10 warga dianggap harus didahulukan karena tingkat ketidaklayakan yang tinggi,” ujar Thoat Masruchi.

Rutilahu bertujuan untuk menangani rumah yang masih membutuhan kesehatan, keselamatan dan kenyamanan hunian artinya, sehat struktur bangunanya, menjadikan keselamatan serta kenyamanan penghuninya.

Demi terwujudnya program rutilahu ketersedian swadaya calon penerima sangat diharapkan. Dengan total anggaran, Rp.17,5 Juta setiap rumah, dibagi dalam dua bagian yaitu, Rp.15 Juta untuk bahan bangunan dan Rp.2,5 Juta berupa uang tunai untuk upah pekerja bangunan.

“Dengan berjalanya program ini, kami berterimakasih kepada Pemda Kabupaten Blitar, semoga dengan rutilahu dapat memberi manfaat, menjadikan rumah yang layak, sehat dan membawa keberkahan bagi warga Serang,” harap Dwi Handoko, Kepala Desa Serang.

Ungkapan trimakasih juga terucap dari penerima bantuan, Sukari salah satunya. Dia sangat bersyukur mendapatkan rutilahu dan semoga bisa membantu dalam pembagunan ini.(DI-PID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here