Ngaji Tani di pendopo Kantor Desa Serang pada Senin, 26 Oktober 2020.

Hama menjadi salah satu penghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman pertanian tidak maksimal. Hama merupakan  hewan yang biasanya menyerang atau menggangu tanaman, sehingga tanaman tersebut tidak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.

                Hal ini membuat petani, yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Serang berkolaborasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) menyelenggarakan kegiatan Ngaji Tani. Dalam rangka pembelajaran penanggulangan terhadap hama pertanian. Melihat kondisi saat ini, hama tikus merajalela dan semakin meresahkan petani.

                Bertempat di Pendopo desa, Senin, 26 Oktober 2020, kegiatan di hadiri oleh Koordinator PPL dan Mantri Tani, Balai Penyuluhan Kecamatan Panggungrejo, Perangkat Desa, beserta 19 kelompok tani yang ada di Desa Serang.

                Pelaksanaan Ngaji Tani, menjadi salah satu upaya dari Gapoktan dan Pemdes bersinergi dalam proses peningkatan budidaya ataupun produksi pertanian.

                Untuk mengendalikan hama tikus, ada  beberapa cara yang aman, efektif dan efisien. Seperti penggunaan pagupon atau rumah burung hantu, untuk menyediakan tempat tinggal bagi burung-burung hantu, musuh alami hama tikus. Alternatif lainnya dapat menggunakan bahan racun pengendali hama tikus, berupa umpan yang ditebarkan di lubang-lubang persembunyian tikus.

                “Kegiatan seperti ini, kedepan lebih di sinergi antara Pemdes, Gapoktan dan Dinas Pertanian, guna untuk meningkatkan, menguatkan kapasitas dan produktivitas pertanian yang ada,” tutur Handoko Pawiro, Nama Julukan Kepala Desa Serang.(DI-PID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here