Selasa, 1 September 2020, Pemerintah Desa (Pemdes) melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus), dalam rangka penetapan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) periode kedua beserta pengadaan masker untuk masyarakat Serang.

Dalam Musdesus kali ini bertempat di Pendopo Kantor Desa, yang di hadiri Pendamping Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Perangkat Desa, BPD, LPMD, BUMDes, PKK, Linmas, beserta Ketua RT dan RW Desa Serang.

Sesuai dengan surat edaran pemerintah terkait perpanjangan BLT Anggaran Dana Desa yang tersisa, BLT DD tetap di laksanakan. Tetapi, besaran nilainya tidak sama dengan BLT periode pertama, untuk periode 3 bulan pertama, penerima bantuan menerima dana sebesar Rp. 600 ribu per bulan, sedangkan di 3 bulan kedua dana yang diterima sebesar Rp.300 ribu per bulan.

“Meski ada pengurangan nominal di tiga bulan periode kedua, namun jumlah penerimanya tetap sama seperti di periode pertama sebanyak 143 kepala keluarga. Data ini diambil dari pendataan relawan desa dan RT yang di validasi dan ditetapkan melalui Musyawarah Desa Khusus,” ungkap Dwi Handoko, Kepala Desa Serang.

Berdasarkan edaran kementrian dan Dinas PMD Kabupaten Blitar tentang pengandaan masker ke semua masyarakat serang. Ada sekitar 6500 masker yang rencananya akan di bagikan, namun sebelum itu pemdes juga sudah melakukan pembagian masker dalam setiap kegiatan dengan total 1400 masker, yang bersumber dari Dana Desa.

Dalam teknis pembagianya, pemdes bersama PKK turun langsung kesetiap RT guna tidak terjadi kerumunan masyarakat, nantinya setiap warga mendapatkan 2 masker yang diserahkan secara simbolis.

Dalam kesempatan yang sama, juga dilaksanakan perubahan APBDes yang kedua beserta perencanaan kegiatan di tahun 2021. Dengan adanya masa perpanjangan BLT DD dan pengadaan masker berdampak kepada APBDes tahun ini . Untuk kegiatan yang belum terealisasi pada 2020 akan dilaksanakan di tahun 2021 dikarenakan anggaran yang seharusnya di alokasikan ke pembangunan dialihkan untuk penanganan covid-19.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan musdesus sudah dilaksanakan dengan mekanisme dan regulasi yang diatur oleh pemerintah. Dan semoga hasil dari musdes khusus dan musdes untuk RKP ini bisa dilaksanakan sesuai keputusan bersama sehingga mendorong masyarakat untuk memajukan dan pembangunan Desa Serang,” tutur Nurul Firdaus, selaku pendamping desa pemberdayaan Kecamatan Panggungrejo.(DI-PID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here