Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban kali ini berbeda dengan tahun lalu. Di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, juga harus menerapkan protokol kesehatan.

Lisdianto, selaku kasi pelayanan desa mengatakan, “Untuk tahun ini total jumlah hewan kurban ada 60 ekor yang terbagi dalam tiga dusun. Dusun Serang Satu, 2 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Dusun Serang Dua, 1 ekor sapi dan 27 ekor kambing. Dusun Serang Tiga, 22 ekor kambing.”

“Untuk mengurangi berkerumunya warga yang ikut membantu pada saat penyembelihan, pengurus masjid atau mushola membatasi jumlah panitia kurban. Untuk pembagian daging kurban harus dilakukan oleh panitia secara berkeliling kerumah warga, agar tidak menimbulkan kerumunan,” tutur Suhar, Ketua Syuriah Nadlatul Ulama Ranting Serang.

Lebih lanjut beliau menjelaskan, bahwa jumlah peng-kurban tahun ini bertambah dari tahun lalu, meskipun dalam masa pandemi Covid-19, antusias masyarakat untuk bersedekah tetap besar.

“Hari Raya tahun ini, alhamdulilah tetap terlaksana dengan khidmat oleh umat muslim di Desa Serang. Namun saat pelaksanaan, tentunya tetap menerapkan protokol adaptasi tatanan baru desa. Dimulai dari solat Id hingga penyembelihan hewan kurban, semua menerapkan protokol yang ada. Dengan kekompakan masyarakat Serang, bisa menguatkan kegotong royongan, kepedulian. Mudah-mudahan Hari Raya kurban tahun ini, membawa kemanfaatan dan keberkahan dimasa pandemi Covid-19,” ungkap Dwi Handoko, Kepala Desa Serang.(DI-PID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here