Minggu-minggu ini, menjadi libur panjang. Pada 28-30 Oktober 2020 cuti bersama, sementara 29 Oktober 2020 libur Maulid Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya libur akhir pekan Sabtu dan Minggu.

                Terkait momentum ini, diperkirakan akan banyak masyarakat yang memanfaatkannya untuk beragamam aktivitas. Termasuk yang populer dan hampir jadi tradisi setiap hari libur, bepergian ke tempat wisata. Momentum liburan itu tentunya dapat menyebabkan terbentuknya kerumunan massa yang mana rawan menyebabkan penularan Covid-19.

                Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten Blitar bersama segenap jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Blitar serta di dampingi Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Desa Serang menyelenggarakan kegiatan Operasi Protokol Kesehatan di kawasan Wisata Pantai Serang pada Minggu, 1 November 2020.

     Bertujuan untuk menertibkan wisatawan maupun pelaku usaha yang belum menerapkan aturan protokol kesehatan pada saat pandemi.

                Pada saat penulusuran masih ada sebagian wisatawan yang tidak memakai masker dengan benar, hanya menutupi bagian mulut saja, sementara penggunaan masker yang benar adalah menutupi seluruh hidung hingga sampai dibawah dagu.

                “Bagi wisatawan Pantai Serang, kalau yang memakai tapi tidak sesuai protokol kesehatan akan diberi peringataan oleh petugas. Namun apabila pada pelaksanaan kegiatan  berikutnya masih  adanya pelaanggaran protokol kesehatan, maka akan dikenakan sanksi. Diantaranya bisa sanksi denda, sesuai dengan Pergub 53, tahun 2020 sejumlah 250 ribu. Namun, untuk saat ini masih berdasarkan Perbup 40, tahun 2020, masih dikenakan sanksi sosial diantaranya, mengucap kalimat pancasila, menyanyikan lagu indonesia raya, maupun membersihkan tempat-tempat umum,” ungkap Arief S. Utomo, selaku koordinator tim operasi protokol kesehatan.

                Diharapkan tingkat kesadaran masyarakat terkait pentingnya menerapkan protokol kesehatan akan semakin meningkat. Seperti memakai masker saat berwisata kecuali pada saat makan dan minum, menjaga jarak antar wisatawan lain, dan sering mencuci tangan dengan sabun serta air mengalir (memakai hand sanitizer).(DI-PID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here